MATI TANPA SEBAB, SAPI MILIK JUMIYO DIDUGA TERJANGKIT ANTRAKS

Radargunungkidul.com — kematian seekor sapi yang diduga terjangkit antraks kembali terjadi di Kecamatan Karangmojo.
Kali ini sapi milik Jumiyo warga Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo ditemukan mati secara mendadak pada Kamis 27/06/2019.

Dari keterangan Jumiyo, pada hari Rabu 26/06/2019 sapi miliknya mulai terlihat tidak seperti biasanya, nafsu makan dan minumnya berkurang hingga pada ahirnya Kamis pagi sekitar pukul 04:00 WIB saat hendak memberi makan sapi, Partini (istri Jumiyo) mendapati sapi sudah tergeletak tak bernyawa. Oleh Jumiyo Kemudian kejadian itu dilaporkn ke Kepala Dusun setempat, hingga Kepala Dusunpun melaporkanya ke Dinas terkait.
“kejadian ini sudah yang ke dua, yang pertama pada tanggal 29/04/2019 lalu,” kata Jumiyo.

Pada saat tiba dilokasi kejadian Tim dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Gunungkidul langsung melakukan pengecekan terhadap sapi yang diduga terjangkit antraks tersebut. Beberapa sample yang diambil yaitu darah, suap lubang tubuh, tanah dan juga sisa pakan yang di berikan kepada sapi.
Beberapa sample tersebut rencananya akan di bawa laboratorium BB Veteriner Wates guna pengecekan lebih lanjut.

“Untuk hasil baru bisa kita ketahui 1 minggu kemudian,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto.

Selain melakukan pengecekan, Banbang juga meminta untuk sapi yang mati mendadak harus di kubur dan di formalin dan selanjutnya tempat sapi mati mendadak tersebut harus plesterisasi dengan cara di cor. (Agr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here